photo-1503676382389-4809596d5290
Noah Solutions
Ketahui Jenis RFID yang Dipakai untuk Contoh Kartu Pelajar
04 January 2020

Cara kerja RFID memakai gelombang radio untuk melakukan identifikasi. Sistem kerjanya membutuhkan alat Reader untuk melihat data yang di berikan oleh RFID Tag. Sistem identifikasi RFID sangat berguna untuk berbagai kepentingan seperti tanda pengenal, sistem pembayaran, dan masih banyak lainnya. Artikel di bawah ini akan membahas lebih lanjut tentang RFID dan pemakaiannya pada contoh kartu pelajar.

Berikut Ini Pengertian RFID dan Pemakaiannya untuk Contoh Kartu Pelajar



Arti RFID

Kepanjangan RFID yaitu Radio Frequency Identification. RFID diartikan sebagai suatu sistem pendeteksi identitas tanpa kabel yang membuat pengambilan data tidak memerlukan sentuhan dengan alat.  RFID mengirim kode memakai sistem elektromagnetik. Penggunaan RFID pada kartu sebagai contoh kartu pelajar, kartu karyawan, kartu akses, kartu untuk parkir, kartu kunci hotel, dan lainnya.

Contoh Pemakaian RFID untuk Kartu Pelajar

Contoh kartu pelajar dengan sistem RFID berjenis kartu mifare, dengan kartu tersebut kartu dapat dipakai untuk absensi dengan menyamakan data kartu dengan data di mesin. Kartu ini dapat di isi data pelajar meliputi nomor identitas, data sidik jari, nama, dan lainnya. Dapat dilakukan perubahan pada data kartu pelajar. Pada kartu dapat di cetak foto pelajar dan desain lain. 

Macam Jenis Kartu RFID


Kartu mifare

Kartu ini bersistem semi konduktor, kartu dan alat pembaca untuk kartu ini menggunakan frekuensi 13.56 MHz. Kartu ini dapat dipakai untuk keperluan parkir, tanda pengenal, melakukan absen, sistem tiket, kartu transportasi umum, sistem kartu kredit, dan penggunaan lainnya. Kartu ini cocok diaplikasikan untuk contoh kartu pelajar, karena sistemnya yang mampu merekam data.

Kartu EM

Tidak sama seperti kartu mifare, kartu ini sistemnya tidak mempunyai memori untuk melakukan penyimpanan data. Frekuensi kartu ini berbeda dengan kartu lain. Oleh karena itu, dapat memasuki sistem kontrol, sehingga pas untuk dipakai untuk sistem keamanan.

Kartu Proximity

Kartu yang disebut juga dengan contactless card ini, bisa dimanfaatkan untuk akses sistem pembayaran dan sistem keamanan. Frekuensi yang dipakai untuk kartu serta alat pembacanya yakni 125 kHz atau 13,56 MHz. Kartu ini berstandar ISO/IEC 15693 dan ISO/IEC 14443. Jarak pembacaan kartu 0-3 inci.

Kartu Magnetic

Kartu ini punya warnanya putih polos pada bagian depan dan belakangnya. Bagian belakang terdapat magnetic stripe yang berbentuk pita berwarna hitam, ukuran 85,5x13 mm. Cara cetak kartu menggunakan ID printer tidak berbeda dengan pencetakan bahan untuk kartu blank PVC. Jenis kartu magnetic High Coercivity kualitasnya lebih bagus dari jenis Low Coercivity.

Magnetic stripe dapat ditulisi dan di baca. Proses penulisan di magnetic stripe dikenal dengan proses encode. Ada dua cara penulisan di magnetic stripe yaitu dengan memakai alat MSE (Magnetic Stripe Encoder) atau memanfaatkan printer ID card yang berisi magnetic encoder. Proses pembacaan dilakukan dengan Magentic Stripe Reader.

Kartu Chip

Kartu jenis ini berbahan PVC, kartu ini punya ciri berupa kumpulan circuit pada lempengan metal yang warnanya emas dan silver. Kartu ini mempunyai sistem memori sebagai penampung data. Kartu ini banyak diaplikasikan untuk kartu kredit. Standar kartu ini ISO/IEC 7810. Kartu jenis ini memakai sistem pengaman cryptoprocessor, serta dapat melakukan komunikasi dengan alat pembaca serta penulis kartu.

Kartu PVC

Kartu putih polos dengan bahan PVC ini punya ukuran CR80 dengan ketebalan beragam mulai dari 10-30 mil. Kartu blank PVC dapat di cetak penuh warna pada kedua bagiannya menggunakan ID card Printer. Kartu ini dapat dikembangkan dengan berbagai tingkat keamanan. Kartu jenis ini banyak dibuat menjadi kartu ATM, kartu kredit, kartu npwp, dan masih banyak lagi.

RFID merupakan sistem identifikasi dengan frekuensi tertentu. RFID dapat dimanfaatkan untuk keperluan sebagai contoh kartu pelajar, kartu untuk parkir, kartu ATM, dan lainnya. Jenis dari kartu RFID ada beragam antara lain kartu PVC, kartu magnetic, kartu mifare, kartu chip, kartu proximity, kartu EM, dan lain sebagainya. Setiap kartu karakteristiknya berbeda-beda.

Noah Arkindo memanfaatkan teknologi RFID dan barcode untuk keperluan identifikasi dalam berbagai bidang. Noah Arkindo mengembangkan teknologi AIDC yang dapat dipakai di berbagai industri mulai dari perusahaan distributor, supermarket, mall, dan lain-lain. Noah Arkindo memberikan konsultasi dan penerapan sistem AIDC dalam bisnis Anda. Bila tertarik untuk mendapat info lebih lanjut, silahkan menghubungi kontak yang tersedia. 

Related Articles
29 December 2019
Fakta Seputar Scanner : Jenis Dan Keunggulannya
Penggunaan perangkat scanner memang sudah tidak asing lagi, khususnya di lingkungan…
Related Articles
04 February 2020
Tips Praktis dalam Melakukan Stock Opname
Stok opname dibutuhkan untuk menyesuaikan data barang yang tersimpan dengan…
Related Articles
20 December 2018
MOBILE DEVICES AND THE RISK OF HEALTHCARE-ASSOCIATED INFECTIONS
Mobile devices and handheld computers have made healthcare much more…
Related Articles
02 January 2020
10 Macam Jenis Kode Barcode
Kode Barcode termasuk susunan garis cetak vertical hitam putih. Memiliki…
Related Articles